Diberdayakan oleh Blogger.

Selingkuh


"Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata"

Selingkuh adalah suatu tindakan yang dilakukan batas-batas yang telah disepakati oleh dua pihak. Misalnya, dalam rumah tangga. Ketika menikah, mereka berjanji untuk saling setia mengikat janji. Jika di langgar, maka boleh dikatakan telah terjadi perselingkuhan.
Pada hakekatnya selingkuh dilakukan karena ia merasa tidak lagi menemui suasana yang pernah ia rasakan – atau suatu suasana yang ia harapkan tak kunjung terwujud.
Ketika suami pulang kerja, ternyata yang menyambut adalah seorang bekas pacarnya yang hanya pakai daster butut, wajah kuyu, apalagi tanpa ada senyuman. Ini awal dari sebuah perselingkuhan.
Atau saat suami cerita tentang suatu masalah di lingkungan kerja, istri mendengar dengan malas, atau sambil menonton televisi, ini juga peluang untuk menuju perselingkuhan.
Setelah berjalan bertahun-tahun, ternyata kesejahteraan rumah tangga jauh dari harapan seorang istri, ini juga membuka peluang seorang istri untuk berselingkuh.
Atau saat di ranjang, suami tidak bisa memuaskan istrinya. Atau sebaliknya, saat melayani suami, istri
hanya diam saja bak batang pisang. Ini merupakan peluang yang bagus untuk sebuah perselingkuhan.
Dan masih panjang daftar penyebab dari sebuah perselingkuhan, kalau mau disebutkan di sini. Namun,
dari hal-hal tersebut di atas, perselingkuhan (mudah-mudahan) tidak bakal terjadi manakala suami/istri mempunyai iman yang kuat, bahwa yang namanya perselingkuhan itu ganjarannya adalah neraka jahanan.
Namun, seberapa banyak orang yang masih ingat itu?
Ada yang bilang, ah mumpung masih muda, masih ada waktu untuk tobat di hari tua. Tapi siapa tahu, kapan kita berhenti bernapas?
Maka dari itu, kepada para penyelingkuh semuanya. Ingat sebelum terlambat. Tobat sebelum ‘kiamat kecil’ mendekat.

"Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata"

Terdapat 26 komentar:

BUNTU at: 6 Agustus 2010 16.10 mengatakan...

Haha,,, terkadang perselingkuhan terjadi bukan hanya mencari wanita atau pria gelap yg baru, suami/istri yg sibuk dengan kepentingan pribadinya sama halnya sedang berselingkuh. Misal, ada istri yg sibuk urusan bisnis dengan kawan2 atau koleganya sehingga lupa dengan tugas melayani suaminya, atau, istri yg lebih mengurus anaknya, sementara lupa dengan agenda "pelayanan" terhadap suami. begitu pula sebaliknya. Nah, tinggal yang dipikirkan sekarang, perselingkuhan sebuah kebutuhan atau kerusakan??? Klo dia jadi kebutuhan kenapa harus menghindar bos?

Yang kebutuhan di sini bukan sesuatu yg bersifat kesenangan semata. Melainkan sebagai solusi terburuk utk mempertahankan kepentingan bersama.

Misalnya, Fulan berselingkuh dengan si Falun. karena melihat istri si Fulan butuh dana utk melahirkan sementara Fulan dan istrinya sama2 kere, jadi Fulan cari duit bersalin istrinya dengan cara berselingkuh dengan Falun.

Ket: Falun tidak mesti di tafsirkan sebagai perempuan simpanan, bisa jadi seperti yg maksud sy di atas tadi, dia berupa pekerjaan.

Maaf jika kurang berkenan. Trims atas peringatannya...

Vivieck at: 6 Agustus 2010 16.25 mengatakan...

thxs buat commentnya sob...sedikit banyak memberi koreksi pada tulisan saya...namun saya mau sedikit menanggapi, kalau menurut saya perselingkuhan bukan lah sebuah kebutuhan, mgkn situasi yg dimaksud adalah dimana tdk ditemukannya kepuasan diantara kedua pihak, hal sprti itu tdk harus diselesaikan dgn cara berselingkuh, msh ada cara lain yg lbh baik. untk ilustrasi si fulan saya tdk bsa mngatakan itu prslingkuhan atau bukan, kita serahkan kpd Kepercayaan kita masing-masing...
sekali lagi trims buat comment nya...

tomo at: 6 Agustus 2010 17.07 mengatakan...

Selingkuh merupakan perbuatan yang dosa bagi yang telah ada ikatan menikah melalui ijab Qabul dan disaksikan Alloh pada saat itu.
Suami bisa saja selingkuh atau bahkan sebaliknya karena keinginan hawa nafsunya.

Sudah jadi watak manusia untuk berbuat selingkuh karena ya memang manusia kan kebanyakan rasa bersyukurnya kurang, dengan kata lain tidak adanya saling pemahaman kedua belah pihak di rumah tangga tersebut, menyadari kelemahan dan kekurangan masing-masing.

Sungguh tidak benar berbuat selingkuh dengan alasan apapun kecuali suami istri sudah bercerai.
Mencari lagi jodoh gitu maksudnya.
Namun kadang tak kuasa juga tuk menahan aliran darah yang memuncak di diri manusia.

Selingkuh sebaiknya dihindari kalau bisa karena akan membawa hubungan lebih jauh yang akan membuat rumah tangga bubar.
Lain halnya jika selingkuh dalam masa pacaran aku kira boleh saja karena masih mencari pasangan yang cocok untuk berumah tangga.
Suwun.

BUNTU at: 6 Agustus 2010 18.08 mengatakan...

Kita sama-sama sepakat perselingkuhan istri dngn laki2 lain atau suami dgn perempuan lain adalah pkerjaan mengecewakan (terserah mau dikatakan dosa atau melanggar hukum. Itulah yg saya katakan sbg perselingkuhan yg membawa kerusakan.

Namun, sy ingin menegaskan bhwa selingkuh tdk hanya terjebak pada hubungan gelap dng sesama manusia, ttp terlalu sibuk dgn pkerjaan/kegiatan yg mlupakan pasangan kita juga merupakan perselingkuhan (yah ... ini hanya klaim tafsir saja sih...).

Disini terlihat perbedaannya, jika selingkuh dngn pasangan wnita/pria gelap merupakan malapetaka, akan tetapi selingkuh dgn kegiatan/pkerjaan lain -meski pkerjaan yg tdak diridhai istri/suami- merupakan sesuatu yg dibutuhkan (jika benar2 terjepit).

Sekarang, istri saya, tidak merelakan saya menjadi buruh bangunan, menurut istri saya buruh bangunan adalah pkerjaan kotor dan hina (ini hanya contoh, tanpa bermaksud mengatakan bhwa buruh itu kotor). Sementara, sudah tdk ada alternatif pekerjaan yg dapat mmbantu kehidupan keluarga saya, apalagi sang istri mau melahirkan. Akhirnya, diam2 saya jadi kuli bangunan diluar sepengetahuan istri.

Disaat seperti ini, saya sedang berselingkuh...

Sukses untuk postingan ini...

Pakde Sulas at: 6 Agustus 2010 18.15 mengatakan...

yang lebih gila jika dikatakan "selingkuh itu indah" mungkin orang yang berpendapat demikian(selebretis, pencipta lagu, artis) otaknya sudah tidak waras

Sukadi Brotoadmojo at: 6 Agustus 2010 19.58 mengatakan...

selingkuh itu biasanya disebabkan oleh banyak hal, terutama 'nafsu'... jangan pernah selingkuh, karena akan banyak pihak yg akan dirugikan...

sudah aku follow balik mas... terimakasih

tito Heyziputra at: 6 Agustus 2010 20.16 mengatakan...

Pertama mau blang, gambarnya okeh tuh sob, create sendri ya???

Yang jelas selingkuh di larang agama sob, mendekati perzinahan dan ganjarannya Neraka sob. Na'uszubillahimindzaliq....

Mungkin kalau masih kaula muda (pembelaan sdikit) selingkuh itu asik, ya masih pacaran... Tapi kalau kebiasaan dan kebawa sampai pernikahan, gmana???? Bisa brabe... hehhe

four dreams at: 6 Agustus 2010 20.32 mengatakan...

oke brader, kunjungan perdana + follow :D

ivonie at: 6 Agustus 2010 22.50 mengatakan...

Belum menikah. Dan semoga dipertemukan dngn orang yg tepat, agr tdk terjd perselingkuhan amin. Salam kenal ^^

Rawins at: 6 Agustus 2010 22.55 mengatakan...

bukan ga ingin mencicipi rumput tetangga. cuman males aja cari cari masalah. lagian orang hidup bukan sekedar memikirkan seks semata. ngapain cari resiko tambahan..? nikmatnya dikit mumetnya lama...
hahaha

Riska mbem at: 7 Agustus 2010 02.40 mengatakan...

komennya panjang2 yaa? haduuh jadi minder nih gak bisa komen panjang...

makasih juga mas, ngasih nasehat buwat 10 taun kedepan wekekeke
happy blogging :D

OeMpaK at: 7 Agustus 2010 04.30 mengatakan...

selingkuh itu bagian dari godaan dan cobaan, dan sebagai pembelajaran jg dalam suatu pasangan, entah itu cuma pacaran atau rumah tangga

JALOE at: 7 Agustus 2010 07.34 mengatakan...

cewek teman ane jg ada yg selingkuh.. kasihan bangeut dia

"om rame" at: 7 Agustus 2010 08.16 mengatakan...

waLaupu kriteria seLingkuh itu Luas, tetapi saya Lebih mencermati seLingkuh terhadap pasangan seperti pada tuLisan di atas. dimana, awaL penyebab dari perseLingkuhan adaLah karena kurangnya komunikasi daLam memecahkan masaLah atau kedua beLah pihak kurang terbuka daLam menghadapi masaLahnya masing-masing, sehingga timbuLah untuk memecahkan tersebut dengan pihak Lain yang berujung pada perseLingkuhan.
terima kasih atas sharenya, paLing tidak sebagai media pengingat bagi kita semua agar menghindari haL tersebut.
mari kita bersihkan hati daLam Marhaban ya Ramadhan, mohon maaf Lahir dan batin.

ariefborneo at: 7 Agustus 2010 14.26 mengatakan...

Wah ane setuju tu sama komen nya Si Om rame...apa pun alasannya selingkuh itu dosa sob..!!

Lusi at: 7 Agustus 2010 23.11 mengatakan...

Liburan lusi mamper kaaq

Inuel Nyun's at: 8 Agustus 2010 02.58 mengatakan...

selingkuh ya hehe... semua perbuatan ada balasannya, menanam baik dapet buah baik, menanam keburukan juga dapet buah yang sama,

so.. tergantung yang mau ngejalanin, aku sih ga setuju hehe

haranreymond at: 8 Agustus 2010 03.47 mengatakan...

salam kenal..

Dwi at: 8 Agustus 2010 08.55 mengatakan...

terimakasih informasinya sob, artikel ini bisa menjadi cerminan bagi saya, jangan sampai selingkuh deh, selain dosa juga akan melukai hati pasangan kita. happy blogging..

genial at: 8 Agustus 2010 10.33 mengatakan...

hueheeheheh... illustrasinya sangat mewakili kang :) keren :)

andri at: 8 Agustus 2010 11.07 mengatakan...

bagus banget sob..artikel nya... bisa jadi pelajaran buat kita... anak2 blogging..., biar jauh dari perselingkuhan..., jauh dari dosa...

Obrolan Blogger.com at: 8 Agustus 2010 17.45 mengatakan...

Victor,
Setahuku perselingkuhan itu, banyak penyebabnya, bila kusampaikan ini "manusiawi" mungkin kau akan kaget dan pastinya ga' setuju atau mungkin juga bisa disebut kontroversial. Tetapi bila dirimu lebih mencermati kenapa mereka bisa menjadi seperti itu, dan selamilah, fahamilah pemicunya bukan pada peselingkuhannya, kau akan tahu bahwa yang kusebut diatas adalah 'benar'.

Jadi adalah kembali pada diri sendiri, kita sudah besar, kita sudah pada dewasa, untuk tahu mana yang tidak dan mana yang Iya dan kembalikan pada norma yang seharusnya ada, itu saja.

yanuar catur rastafara at: 8 Agustus 2010 23.12 mengatakan...

dengerin tuh para peselingkuh. kualat lho ntar..
hehehe

T. Khairil Ahsyar at: 9 Agustus 2010 07.16 mengatakan...

berkunjung kesesama blogger...

John Terro at: 13 Agustus 2010 15.58 mengatakan...

selingkuh?
ini kembali pada tujuan kita menikah, jika tujuan kita hanya untuk yang begituan saja ya kemungkinan selingkuh besar sekali, namun jika tujuan menikah adalah membentuk generasi yang baru dan berkualitas maka kayaknya perselingkuhan itu ga bakal terjadi
nikah itu idealnya harus mempunyai visi dan misi; dan keduanya mengantarkan pasangan tersebut melalui pernikahannya agar tak keluar dari visi dan misi awal
jika pasutri ga punya visi dan misi ya memang susah menghindari selingkuh, karena sedikit bosan saja dengan pasangan sudah bakal selungkuh gan :D

anggar berkawand at: 14 Agustus 2010 07.54 mengatakan...

waduuuh............
memang SELINGKUH itu butaa.......
hehehhee....
jika tidak mau buta ya jg selingkuh..
:)
SALAM BERKAWAND ....

Posting Komentar

Yang Mau Lempar Kacang Silahkan, Gratis kox,
Tapi siap-siap aja malam ini aku gentayangin,
wkwkwkwkwkwk

Ayukng